Suara. com – Serangan jantung terjadi ketika arteri yang memasok darah & oksigen ke jantung tersumbat. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh akumulasi plak lemak yang dikenal jadi kolesterol.

Serangan jantung termasuk dalam bagian penyakit kardiovaskular (CVD), yang umumnya melibatkan penyempitan atau penyumbatan bumbung darah.

Iskemia miokard terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang, sehingga otot jantung tidak menerima cukup oksigen.

Kamu bisa berisiko mengalami serangan dalaman bila cegukan terus-menerus. Karena, tidak semua gejala serangan jantung merupakan nyeri dada bahu atau rahang.

Baca Juga: Lagi, Dokter Ingatkan Risiko Virus Corona Lebih Tinggi Pada Perokok

Sedangkan, cegukan terus-menerus dengan sulit ditangani merupakan salah kepala tanda pertama kerusakan otot jantung atau serangan jantung.

Karena itu dilansir dari Express , Anda harus konsultasi dengan dokter bila mengalami cegukan terus-menerus. Lazimnya cegukan pertanda serangan jantung berlaku selama beberapa hari atau minggu yang sulit hilang.

Pukulan jantung (Pixabay/Pexels)

Penelitian di National Library of Medicine sedang menyelidiki cegukan jadi tanda iskemia miokard kronis. Iskemia miokard kronis sering muncul secara riwayat yang cukup khas, tapi pasien bisa datang dengan nyeri dada atipikal atau nyeri di bagian rahang, perut, dan tumpuan.

“Kadang-kadang penderita menggambarkan gejalanya justru tidak berkaitan dengan penyakit jantung, seperti kekacauan pencernaan atau perasaan dingin & lembap serta dengan ada atau tidak adanya nyeri dada, ” jelas penelitian tersebut.

Penelitian ini membaca dua presentasi yang tidak lazim dari iskemia miokard pada pasien yang gejala utamanya adalah cegukan, cegukan keras pertama selama berbulan-bulan dan cegukan yang diinduksi upaya kedua.

Baca Juga: Ingin Membesarkan Tetek seperti Nikita Mirzani? Begini Prosedurnya!

Dr Joshua Davenport, seorang sinse darurat justru kebingungan mengenai penyebab beberapa orang bisa menyadari gejalanya menunjukkan serangan jantung. Banyak penanggung diabetes yang bisa mengalami urusan jantung tidak biasa.