Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Suara. com – Imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Panti Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat sejak Kamis (26/11/2020) kemarin.

Wali Kota Bogor, Bima Arya yang membenarkan kabar tersebut mengatakan Kekasih Rizieq dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Saat ini kondisinya pun baik-baik saja dan masih terus diobservasi oleh tenaga medis.

“Saya sudah komunikasi dengan pimpinan RS Ummi. Betul (dirawat), Habib Rizieq merembes kemarin. Beliau kelelahan, ” kata pendahuluan Bima saat dihubungi Suara. com, Kamis (26/11/2020).

Kelelahan seperti Habib Rizieq adalah kondisi yang wajar terjadi ketika seseorang melakukan banyak aksi. Tapi dilansir dari Hellosehat, kelelahan juga bisa disebabkan oleh perihal medis, seperti sakit jantung.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sinovac Dinilai Uji Mutu, Aspek Kehalalan Juga Diuji MUI

Habib Rizieq Shihab (tengah) menyapa ribuan jamaah di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]

Umumnya, isyarat kelelahan sendiri meliputi:

1. Penurunan mengandung badan
2. Nyeri di dalam dada dan sesak napas
3. Muntah dan diare
4. Demam dan menggigil
5. Kelemahan atau nyeri otot
6. Kecemasan dan kemunduran

Bila tak diatasi dengan baik, kelelahan bisa menyebabkan depresi, isolasi baik dan menurunkan produktivitasnya dalam main.

Sehingga seseorang harus mencari cara untuk menyalahi kelelahannya, yang tergantung pada penyebabnya masalah medis, psikologis atau ikatan keduanya.

Tapi dilansir dari Alodokter, banyak diantara kita mungkin kebingungan membedakan dirinya hanya sekadar kelelahan biasa atau pantas jatuh sakit. Padahal kelelahan bisa merujuk pada penyakit serius.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Mutasi Virus Corona Tidak Meningkatkan Penularan

Bila kelelahan disertai sakit kepala, kepompongan, insomnia, nyeri, berat badan mendarat dan sulit bernapas bisa oleh karena itu itu pertanda kondisi serius.

Bila mengecap lelah itu tidak hilang semasa satu bulan atau lebih, Kamu harus konsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebabnya.