Pandangan. com – China mendukung upaya Jakarta menjadi sentral produksi vaksin Covid-19 di Asia Tenggara, kata Menteri Koordinator Bagian Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan usai bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Wang mengatakan bahwa Indonesia memiliki kapasitas buatan vaksin terkuat di benua itu, menurut laporan Strait News .

Selain itu, Wang juga bakal mendukung perusahaan China untuk meningkatkan kerja sama. menurut pernyataan Luhut setelah diskusi pada Sabtu (10/10/2020).

Relawan di kota Bandung, Indonesia, ibu kota provinsi Jawa Barat, sudah mengambil bagian dalam uji jika vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech China.

Baca Juga: Temukan 12 Kasus Positif, China Lakukan Ulangan Covid-19 pada 9 Juta Warganya

Kedua menteri juga membahas perluasan tiga kawasan industri di daerah Bintan, Batang dan Semarang, mengikuti partisipasi universitas China dalam pengkajian jamu di Sumatera Utara.

Peneliti meriset pembuatan vaksin Merah Putih di salah satu lab. PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). JARANG FOTO/Dhemas Reviyanto

Saat ini, Indonesia sedang mengonkretkan inokulasi vaksin Merah Putih, & memastikan akan tersedia dosis yang cukup untuk 270 juta anak buah.

Erick Thohir, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, mengatakan vaksin Merah Putih diperkirakan bakal diproduksi secara massal pada akhir 2021 atau 2022.

Namun, ia akan mendahulukan vaksinasi terhadap masyarakat dengan memakai vaksin buatan negara lain terlebih dahulu pada awal 2021.

Ia memasukkan terkait vaksin Merah Putih, patuh kajian Eijkman baru bisa dilakukan uji klinis 1, 2, & 3, mulai tahun depan.

Baca Juga: Karikatur ‘Batman’ Presiden China Nampang di Restoran, Picu Kontroversi

“Nanti diharapkan uji klinis 1, dua, 3 bisa dilaksanakan mulai tahun depan. Kalau uji klinisnya sukses, baru bisa produksi, ” katanya.