Suara. com awut-awutan Pada momen Hari Ayah Nasional yang selalu diperingati setiap 12 November, mestinya kita semua menyadari betapa pentingnya karakter dan kasih sayang ayah dalam kehidupan.

Sosok ayah tidak hanya semata-mata menanggung beban untuk menghidupi keluarganya, tetapi juga bermanfaat bagi kesibukan anaknya.

Sayangnya, ayah sering dianggap lebih roman pada anak perempuannya daripada budak laki-laki. Tapi, apakah benar seluruh ayah lebih sayang anak perempuannya?

Taat pemindaian otak dan rekaman hubungan sehari-hari orangtua dengan anak-anaknya, menjumpai ayah lebih perhatian dan responsif terhadap kebutuhan anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki.

Menangkap Juga: Kontrol Kolesterol dan Kesehatan Jantung, Coba Konsumsi Dua Apel Sehari

Ayah selalu lebih sering menyanyi dan berbicara terbuka tentang emosinya pada bujang perempuan, termasuk kesedihan. Hal tersebut terjadi mungkin karena ayah lebih menerima perasaan anak perempuan daripada laki-laki.

Ilustrasi ayah & anaknya. (Unsplash/Picsea)

Menurut penelitian dalam jurnal American Psychological Association’s Behavioral Neuroscience, ayah kerap mengajak anak laki-laki melakukan permainan yang lebih kasar dan lebih sering menggunakan bahasa yang perkara dengan pencapaian.

Sedangkan, ayah pada budak perempuannya sering menggunakan bahasa valid yang berkaitan dengan kesuksesan akademis di masa depan.

“Kita harus menyadari pendirian bahwa gender bisa memengaruhi cara seseorang memperlakukan anak-anaknya, ” sekapur ketua peneliti Jennifer Mascaro, sejak Universitas Emory dikutip dari Medical Xpress.

Penelitian tersebut juga mengoreksi kemungkinan perbedaan perlakuan ayah ke anak laki-laki atau perempuannya dipengaruhi oleh respons otaknya.

Baca Juga: Waspada, Studi Baru Temukan Virus Corona Dapat Mengganggu Kesuburan Pria!

Sedangkan menurut teori kognitif sosial Albert Bandura dilansir sejak Hello Sehat, mengenai perkembangan seks bahwa ayah dan ibu seringkali memiliki persepsi tentang perilaku cepat bagi perbedaan jenis kelamin anak-anaknya.