Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Siapa yang tak mengenal tomat. Selain menjadi garnish atau pelengkap dalam sajian makanan, tomat juga bisa dioah menjadi sup tomat. Menurut para peneliti, menikmati sup tomat merupakan cara yang lezat untuk memanfaatkan tomat secara suntuk. Terlebih, di musaim hujan laksana sekarang ini. Lalu, apa manfaat kesehatan di balik sup tomat? Simak deretan manfaatnya, seperti dilansir dari Healthline, Sabtu (5/12/2020).

1. Bergizi tinggi
Tomat (Solanum lycopersicum) memiliki kalori yang relatif sedikit, tetapi mengandung nutrisi yang bermanfaat. Berikut adalah profil nutrisi dari satu tomat mentah berukuran besar (182 gram):

  • Kalori: 33
  • Karbohidrat: 7 gram
  • Serat: 2 rencana
  • Protein: 1, 6 gram
  • Lemak: 0, 4 gram
  • Vitamin C: 28% dari nilai harian
  • Vitamin K: 12% dari nilai harian
  • Vitamin A: 8% dari nilai harian
  • Kalium: 9% dari nilai harian

2. Makmur akan antioksidan
Antioksidan adalah senyawa yang membantu menetralkan efek berbahaya dari stres oksidatif. Ini terjadi ketika molekul penjahat sel yang disebut radikal luput terakumulasi di dalam tubuh.

Mengonsumsi antioksidan telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit terkait peradangan, seperti obesitas dan penyakit dalaman.

Baca Juga: Sperma Mampu Hidup 30 Menit di Permukaan Kulit, Bisa Bikin Hamil?

Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa aksi antioksidan vitamin C dan flavonoid dapat membantu melindungi dari diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan keburukan otak.

3. Memiliki sifat melawan kanker
Tomat diyakini memiliki khasiat melawan kanker karena kandungan likopennya yang tinggi, tercatat efektif melawan kanker prostat serta kanker payudara.

Kanker prostat adalah pengantara utama kelima kematian terkait kanker secara global, dan kanker yang paling sering terdiagnosis kedua pada antara pria.

Berbagai penelitian telah menemukan ikatan langsung antara asupan likopen yang tinggi, khususnya dari tomat dengan dimasak, dan penurunan risiko kanker prostat.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen mampu menyebabkan kematian sel kanker. Tersebut juga dapat memperlambat pertumbuhan tumor dalam proses yang disebut anti-angiogenesis.

Baca Juga: Masalah Kesuburan Pria Bahkan Beragam, Salah Satunya Penyakit Peyronie

Mengonsumsi karotenoid dalam jumlah yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara hingga 28%. Karotenoid ini termasuk alfa karoten, beta karoten, dan likopen.