–>

Suara. com – Pemerintah Thailand baru-baru ini melegalkan penggunaan obat-obatan berbahan dasar ganja. Bahkan, pemerintah membolehkan penanaman ganja medis sendiri di rumah.

Dilansir Coconuts, Thailand merevisi proposal transisi undang-undang Narkotika yang diajukan Departemen Kesehatan Masyarakat.

Kini, pasien penyakit kritis, praktisi medis, hingga dukun serta tabib boleh menanam ganja sendiri.

Wakil juru bicara pemerintah Traisulee Traisoranakul mengatakan kabinet menyetujui proposal yang diajukan oleh Menteri Kesehatan Klub Anutin Charnvirakul.

Jika disahkan, rancangan amandemen akan memungkinkan pasien, praktisi medis dan dukun yang memiliki sertifikat medis, bisa menanam ganja sendiri.

Amandemen yang diusulkan juga memungkinkan produsen produk medis untuk memproduksi, mengimpor dan mengekspor atau memiliki kanabis narkotika Kategori 5.

Manfaat ganja medis untuk bidang kesehatan sudah diteliti secara ilmiah. (Shutterstock)

Untuk saat ini, UU Narkotika yang tersedia hanya mengakomodir penggunaan ganja medis dalam lingkup agensi negara.

Izin serupa harus dikeluarkan pemerintah sebelum proses produksi, impor maupun ekspor dilakukan.

Dasar amandemen baru ini telah dilakukan Thailand cukup lama. Pada 5 Juni lalu, Kementerian Kesehatan Asosiasi meminta masukan masyarakat terkait UU Narkotika.

Draf RUU sekarang akan diteruskan ke Kantor Dewan Negara buat diperiksa sebelum dikirim ke panel Dewan Koordinasi untuk dipertimbangkan.