Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Suara. com – Kenaikan jumlah peristiwa Covid-19 tidak hanya terjadi di India. Di Eropa, Prancis juga melaporkan kenaikan kasus Covid-19.

Dilansir ANTARA, Prancis mencatat kenaikan total pasien COVID-19 dalam kamar perawatan intensif rumah melempem (ICU) pada Minggu (25/4/2021).

Peningkatan jumlah pasien COVID-19 itu terjadi ketika Pemerintahan Presiden Emmanuel Macron mencari tanda-tanda diakhirinya gelombang ketiga infeksi pada negara Prancis.

Data departemen kesehatan menunjukkan ada 145 kematian COVID-19 lebih sendat di rumah sakit di dalam 24 jam terakhir, tatkala jumlah pasien dengan virus corona di ICU terbang menjadi 5. 978 sejak 5. 958 hari sebelumnya.

Menyuarakan Juga: Jumlah Vaksin Menipis, Bangladesh Setop Program Vaksinasi Nasional

Ada juga 24. 465 kasus baru COVID-19.

Total kematian akibat virus corona secara keseluruhan di Prancis mencapai 102. 858, sempurna kedelapan di dunia.

Prancis, ekonomi terbesar kedua daerah Eropa, memasuki penguncian nasional ketiganya pada akhir Maret setelah menderita lonjakan kematian dan jumlah kasus COVID selama bulan itu.

Macron berharap hasil penguncian itu, bersama secara kampanye vaksinasi yang dipercepat, dapat memungkinkan bisnis serta kegiatan rekreasi tertentu – seperti makan di asing ruangan – dibuka balik pada pertengahan Mei.

Baca Selalu: Menkes: Pergantian Covid-19 India Sudah Sampai Indonesia, 10 Orang Terkena